Empat Program Prioritas Kemendesa

1. PRUKADES
*Membentuk Claster Ekonomi*
Prukades adalah Produk Unggulan Kawasan Perdesaan dimana beberapa desa membentuk claster ekonomi yang fokus pada Produk Tertentu. Pembangunan claster ekonomi adalah pembangunan berbasis landscape / bentang alam, dimana desa yang memiliki karateristik alam yang sama memiliki kesamaan produk unggulan sama. Sehingga secara bersama dapat memfokuskan kegiatan pada komoditi / produk unggulan tertentu sesuai potensi wilayah. Claster ekonomi ini akan melahirkan sentra-sentra produk unggulan.

 

*Mendorong Petani Menjadi Terampil dan Ahli*
Ketika desa sudah fokus pada produk unggulan, akan muncul petani-petani yang fokus membudidayakan komoditi tertentu. Ketika mereka fokus dan didukung peningkatan kapasitas, belajar besama antar petani maka petani akan semakin terampil dan ahli.

 

*mempermudah akses modal*
Kapasitas produksi akan menjadi besar dengan kontinue. Dengan demikian resiko usaha semakin kecil. Ketika resiko usaha kecil lembaga pembiayaan (Bank, Koperasi dll) akan bisa memberikan akses pembiayan untuk modal usaha.

 

*menarik kehadiran investor*
Kondisi juga akan menarik kehadiran investor untuk bermitra dan bekerjasama dengan desa. Investasi bisa didorong pada kerjasama pada on farm (budidaya), off farm (pengolahan komodit) dan market (pemasaran). Sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan semakin cepat dan merata.

 

*Membuka Lapangan Kerja Baru dan Peluang UsahaBaru*
Selanjutnya ini akan berdampak pada membuka lapangan kerja baru dan peluang usaha baru. Seperti kita ketahui Indonesia sedang mengalami *demografi bonus* dimana terjadi ledakan angkatan kerja. Sebagian besar anggkatan kerja berada di daerah perdesaan. Hampir 60% penduduk Indonesia adalah usia produktif yang membutuhkan lapangan pekerjaan yang layak. Dan 40% dari angkatan kerja di perdesaan berpendidikan rendah. Dengan berjalannya pembangunan claster ekonomi akan menyerap banyak tenaga kerja. Usaha baru akan muncul sehingga peluang wirausaha bagi angkatan kerja akan bertambah.

 

*Kesejahteraan meningkat dan menanggulangi kemiskinan di perdesaan*
Pada akhirnya akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa dan menanggulangi kemiskinan di perdesaan. Inilah tujuan besar dari lahirnya UU Desa.

 

 

2. EMBUNG
*Menyediakan ketersedian air untuk meningkatkan dan menjaga kontinuetas produksi pertanian*
Sebanyak 82% penduduk Indonesia bekerja di sektor pertanian. Sebagian bekerja pada sektor pertanian tanaman pangan, palawija dan hortikultura. Ini membutuhkan ketersedian air dalam bididaya pertanian. Untuk itu pembangunan Embung dapat mendorong petani yang dulunya berproduksi 1 x setahun menjadi 2 hingga 3 x setahun. Sehingga produksi pertanian akan meningkat drastis.

 

*Kemandirian Pangan*
Indonesia merupakan negara tropis, dimana musim tanam bisa sepanjang tahun. Saat ini Kedele masih import dari amerika yang memiliki 1 kali musim tanam dalam setahun. Saatnya desa menjadi pilar bagi kemandirian pangan Indonesia.

 

*Embung bisa dimanfaatkan untuk potensi wisata baru*
Disamping untuk menjaga ketersedian air untuk pertanian, embung dapat dibuat dengan desain yang baik dan dipadukan dengan sarana pendukung wisata. Sehingga dapat menjadi tempat wisata baru di desa.

 

*sumber protein bagi masyarakat*
Embung dapat diisi dengan bududaya berbagai jenis ikan. Ketersedian protein di desa akan membantu pertumbuhan dan tingkat kecerdasan anak-anak diperdesaan. Anak-anak adalah masa yang penting dalam pertumbuhan salah satunya membutuhkan asupan protein yang cukup bagi pertumbuhannya. Disamping itu ikan dapat dikelola sebagai sumber pendapatan desa.

 

3. BUM DESA
Dana Desa bukanlah sumber utama tetapi stimulus bagi pembangunan desa. Untuk mendorong kemandirian desa-desa harus melahirkan dan memperkuat usaha-usaha desa sebagai sumber PAD. Caranya dengan membentuk BUM Desa dan BUM Desa Bersama.

 

Saat ini Kemendesa PDTT telah menginisiasi terbentuknya *PT. Mitra BUM Desa* dengan dukungan BUMN yang ada. Kedepan semua produk yang disubsidi pemerintah dan diproduksi oleh BUMN akan disalurkan melalui BUM Desa. Produk itu seperti Gas Bersubsidi, Pupuk Bersubsidi dan lain sebaginya. Sehingga dengan demikian BUM Desa diharapkan dapat cepat tumbuh dengan bermitra dengan PT. Mitra BUM Desa.

 

Kedepan hibah-hibah pemerintah seperti Saprodi pertanian akan disalurkan juga melalui BUM Desa. Misalnya saja selama ini hand traktor di satu desa dibutuhkan sebanyak 20 unt. Kedepan cukup disalurkan 5 unit kepada BUM Desa jika dikelola dengan baik unit usaha ini akan berkembang dan dapat menyediakan hingga 20 unit sesuai kebutuhan desa.

 

4. SORGA DESA
Sorga Desa adalah pembangunan sarana prasarana olahraga desa. Pemuda desa membutuhkan sarana olahraga agar mereka bisa menyalurkan energinya pada kegiatan yang sehat dan bermanfaat. Dengan demikian pemuda desa akan terhindar dari pengaruh Narkoba dan kegiatan yang kurang bermanfaat. Setelah kegiatan olahraga desa aktif dapat didorong Liga Desa yang memperlombakan berbagai cabag olahraga. Sehingga silaturmi sebagai perekat persatuan bangsa berjalan. Dan dengan adanya ivent pertandingan olahraga akan terbuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

 

Untuk itu diminta kepada Pendamping Desa seluruh indonesia memberikan pemahaman kepada masyarakat desa tentang
4+2 Prioritas Kementrian Desa PDTT yaitu :
1.PRUKADES
2.EMBUNG DESA
3.BUM DESA
4.SORGA Desa
di tambah  program padat karya dan dana tunai

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here