Kemendes Dan Rumah zakat Bangun 1234 desa Berdaya

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo mendukung program Desa Berdaya yang diinisiasi Rumah Zakat. Program ini Diharapkan bisa menurunkan tingkat kemiskinan yang masih tinggi di pedesaan.

"Program ini sudah jalan dan bagus, konsepnya sudah jelas, kita membutuhkan orang-orang seperti kalian untuk ikut bangun desa, kita siap dukung program Desa Berdaya," kata Eko di Jakarta, Rabu (28/2/2018).

Eko juga meminta adanya kolaborasi fasilitator Rumah Zakat dengan Pendamping Desa. Ia berharap, bisa sama-sama saling membantu pengembangan diri para Pendamping Desa dan Fasilitator Desa Berdaya melalui pelatihan kemampuan dalam bidang pemberdayaan.

Sementara itu, CEO Rumah Zakat, Nur Efendi mengklaim, pada 2017 sudah terbina Desa Berdaya sebanyak 1.056 desa. Yang tersebar di 172 kabupaten, 21 Provinsi. Tahun ini, Rumah Zakat mematok target terbentuk 1.234 Desa Berdaya di 34 Provinsi.

Sedangkan dampak dari program Desa Berdaya pada 2017, jumlah penerima manfaat terbina program ekonomi sebanyak 10.794 penerima manfaat. Hal tersebut, berimplikasi pada penurunan jumlah keluarga miskin. Jumlah penerima manfaat keluar dari kemiskinan sebanyak 63%.

"Kita ingin membantu pemerintah karena toolsnya sama, perlu ada kolaborasi sehingga tidak tumpang tindih, karena dukungan di daerah kuat sekali dengan adanya Desa Berdaya ini, harapannya ada kolaborasi antara Rumah Zakat dengan Kemendes PDTT," kata Efendi.

Program Desa Berdaya yang digagas Rumah Zakat ini merupakan alternatif solusi untuk pengentasan kemiskinan di desa. Desa Berdaya juga merupakan program pemberdayaan dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yaitu program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiapsiagaan bencana, dengan target tumbuh dan berkembangnya kelembagaan lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahannya sendiri serta berkolaborasi dengan pihak lain terutama pemerintah desa.

Tujuan Desa Berdaya yaitu untuk keberdayaan komunitas dan keberdayaan individu. Empat pilar program Desa Berdaya yang telah diimplementasikan meliputi Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Lingkungan.

Pemberdayaan ekonomi berupa koperasi, kelompok usaha, kelompok ternak. Pemberdayaan pendidikan yaitu PAUD dan kelompok literasi. Pemberdayaan Kesehatan yaitu Posyandu. Pemberdayaan lingkungan meliputi komunitas peduli lingkungan, dan desa siaga bencana

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here