Pemda Diingatkan Mengelola Dana Desa Dengan Baik, Agar Tidak Berurusan Dengan Hukum

Pemerintah Daerah (Pemda) diingatkan tentang pentingnya mengelola dana desa secara baik agar tepat sasaran dan tak berurusan dengan hukum di kemudian hari.

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengaku telah berkomunikasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk datang ke sejumlah daerah salah satunya ke Pasuruan di Jawa Timur yang menjadi konstituennya.

Permintaan untuk memberi pendampingan dan arahan tentang cara mengelola anggaran dana desa dan mempertangungjawabkannya. “Bagaimana cara mengelola dana desa dengan baik, sesuai tujuan dan peruntukannya. Jangan sampai nanti ada masalah hukum,"

Dia mengaku anggota Dewan akan berkomitmen untuk terus mengawal Dana Desa (DD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Seperti konstituennya di Pasuruan dan Probolinggo bisa ikut memperoleh manfaat program Dana Desa.

Dia menjelaskan, padat karya tunai merupakan skema baru dalam pengalokasian dana desa secara swakelola. Oleh karena itu, warga desa bisa terlibat aktif sebagai pekerja dalam beberapa proyek desa dan mendapatkan upah.

Dengan demikian, warga desa tidak hanya memperoleh penghasilan tambahan, tapi juga bisa menikmati infrastruktur hasil padat karya yang dibiayai dana desa.

"Program padat karya tunai merupakan perbaikan pola penyaluran dana desa dari tahun-tahun sebelumnya," tandasnya.

Dia memerinci, alokasi dana desa terus meningkat dari tahun ke tahun. Alokasi dana desa pada 2015 dipatok sebesar Rp 20,67 triliun. Kemudian alokasi dana desa melonjak menjadi pada 2016 mencapai Rp 47 triliun.

Sedangkan pada 2017, alokasi dana desa sebesar Rp 60 triliun, sementara pada 2018 dipatok Rp 61 triliun.

Secara khusus, Misbakhun mengapresiasi Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu RI Boediarso Teguh Widodo yang selama ini telah bersinergi dalam mengawal sumber pendanaan dari APBN untuk Kabupaten Pasuruan.

"Data tersebut menunjukkan prestasi bersama sebagai wujud perhatian untuk dapat ditujukan sebagai sarana peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan bersama," ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here